Minggu, 10 April 2011

Bunda Marissa Haque & Mas Ikang Fawzi: Access Education Beyond mendatangi Kota Surabaya

SURABAYA - Access Education Beyond mendatangi Kota Surabaya. Lembaga di bawah Putera Sampoerna Foundationm (PSF) ini, membawa sejumlah universitas ternama di Negeri Paman Sam. Kedatangan mereka ke Kota Pahlawan adalah untuk memberikan informasi dan membuka peluang lebih besar bagi pelajar Indonesia yang ingin menempuh studi di Amerika Serikat (AS).

Director Access Education Beyond, Brook W Roos mengatakan, kedatangan Access ke Indonesia ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama bilateral antara pemerintah RI dengan AS. Kerja sama itu melalui kemitraan setelah pertemuan Presiden SBY dengan Presiden Barack Husein Obama, beberapa waktu lalu. "Ini adalah bagian dari tindak lanjut antara Pemerintah RI dengan Amerika di bidang pendidikan," kata Brook saat pameran pendidikan di Hotel JW Marriot, Jalan Embong Malang, Surabaya, Senin (28/3/2011).

Access Education Beyond akan memberikan fasilitas informasi kepada segenap pelajar di Indonesia yang ingin belajar di Amerika. Tak hanya itu saja, selain informasi beberapa universitas di AS, ACCESS juga siap memberikan informasi kantong-kantong lembaga donatur beasiswa bagi pelajar yang tidak memiliki biaya.

"Selama ini masih terbangun citra bahwa belajar di Amerika membutuhkan biaya yang sangat tinggi. Access akan membantu untuk memberikan informasi dan strategi bagaimana mendapatkan beasiswa tersebut, kami memiliki ribuan database kesempatan penyedia beasiswa itu," ujarnya.

Pria yang pernah kuliah di Universitas Negeri Malang itu juga menjelaskan, dari 4.700 universitas di Amerika memang bisa dipisahkan mana kampus yang murah dan kampus yang mahal. Tapi secara garis besar, kuliah di kampus paling murah menyedot dana sebesar USD4.000 per tahun dan yang paling mahal USD40 ribu per tahun.

Kathleen Hasselblad dari Highline Community Colege memaparkan, pihaknya memberikan pilihan kepada pelajar yang hendak berkuliah di kampusnya. "Di kampus kami ada program Work Study. Artinya mahasiswa bisa bekerja untuk menunjang kuliahnya selama 20 jam per minggu," katanya.

Access juga akan menjadi jembatan kedua negara dalam menjalin kerja sama pendidikan lainnya, misalnya memperkuat kemitraan antara universitas-universitas di AS dan Indonesia di seluruh lini pendidikan. Misalnya melalui pengembangan kurikulum, kerja sama riset dan penelitian, serta menciptakan pertukaran langsung dan kerja sama antaruniversitas di dua negara. (rfa)(rhs)

Sumber: http://kampus.okezone.com/read/2011/03/28/373/439758/belajar-di-amerika-tak-harus-pusingkan-biaya

Setuju Musik Masuk ke Dalam Kurikulum: Ikang Fawzi & Marissa Haque



Jum'at, 04 Maret 2011 17:15 wib

Sumber: http://kampus.okezone.com/read/2011/03/04/373/431483/indonesia-butuh-kurikulum-musik

SURABAYA- Kondisi pelajaran musik di sekolah dasar hingga menengah atas kian memprihatinkan. Bahkan pola-pola pembelajaran terkesan monoton sehingga siswa tidak memahami musik secara pasti. Pelajaran musik di Indonesia hanya sebatas teori saja.

Hal itu disampaikan Ketua Music Teacher Association of Indonesia (MTAoI) Ivon Maria Pek Pien. "Pelajaran musik di Indonesia sangat jauh tertinggal dibanding luar negeri. Oleh karena itu, melalui MTAoI ini akan diperjuangkan agar terwujudnya kurikulum musik skala nasional," kata Ivon di sela-sela acara Open Piano Competition The 11th Galaxy International di Hotel JW Marriot, Jalan Embong Malang, Surabaya, Jum'at (4/3/2011).

Dia menambahkan, di Indonesia, sekolah musik selalu dicampurkan dengan sekolah umum. Beberapa siswa selalu dibebani dengan pelajaran musik yang hanya teori saja. MTAoI berencana menggulirkan kurikulum bagi perkembangan musik di Indonesia, yakni bagaimana menanamkan musik secara benar sejak dini. Kemudian, ketika siswa beranjak dewasa dapat menerapkan musik tanpa harus les privat lagi.

Ivon mengkritik, Indonesia tidak memiliki konservatorium, sebuah wadah untuk mencari bakat-bakat musisi. Di luar negeri, seperti di New York dan Eropa, konservatorium ini sudah melembaga. "Kabarnya sih akan ada pembangunan konservatorium di Indonesia. Sayangnya yang mendanai bukan pemerintah Indonesia, melainkan pemerintah Belanda bekerja sama dengan kampus Widya Mandala Surabaya," ungkapnya. (rfa)(rhs)

Selasa, 22 Maret 2011

Marissa Haque Dianiaya di Dunia Maya kata FORGOS di detik.comd

Siapakah pelaku pengiriman berita ini di FORGOS di grup detik.com??? Jahat sekali oknum mereka itu ya? Biarlah di akhirat nanti mereka semua akan  menanggung energi buruk yang mereka keluarkan.
Kami sekeluarga memaafkan anda semua!

Sumber: http://forum.detik.com/marissa-haque-merasa-teraniaya-di-dunia-maya-t231222.html
Citra baik Marissa Haque sebagai seorang artis, politisi, dan ibu rumah tangga dirusak orang tak bertanggung jawab di dunia maya. Ia pun mengangap hal itu sebagai black campaign. Apa sebab?.

Diceritakan Marissa Haque, semenjak ia memberikan dukungan penuh terhadap Andre Taulany sebagai calon Walikota Tangerang Selatan banyak bermunculan gambar-gambar seronok mengatasnamakan keluarganya di dunia Maya. Ia pun menduga ada unsur politik di dalamnya.

"Itu kalau disearching nama Ikang di Youtube, pasti ada gambar esek-esek dengan judul namaku atau Ikang. Masya Allah. Ini kan semacam pembusukan karakter," ujar Marissa saat ditemui di kediamannya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (18/1/2011).

Ibu dua anak itu awalnya tak menyadari jika citra baiknya sudah teraniaya di dunia maya. Karena ia terbiasa memanfaatkan internet hanya untuk keperluan pekerjaan.

"Tadinya aku cuek. Karena biasanya aku buka internet hanya untuk riset. Ternyata pas diberitahu, aku coba searching, Dan itu cukup mengganggu," jelas wanita yang sempat mencalonkan jadi Wakil Gubernur Banten pada tahun 2006 lalu itu. (sumber: yahoo)

Marissa Haque Dianiaya di Dunia Maya kata FORGOS di detik.com

Kamis, 03 Maret 2011

Sembari Bulan Madu di Yogyakarta Mendoakan Keselamatan & Kesehatan Pak SBY: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Allahu Akbar!


 
Ya Allaaah... fabiayyi ala'i Robbi kumma tukadzdibaaan...
tak ada lagi ni'mat yang akan kami dustakan Ya Allaaah... Terimakasih banyak atas rezeki umur panjang, kebahagiaan berkelanjutan... anak-anak sehat dan cantik-cerdas... teman-teman kami yang setia dalam suka dan duka... terimakasih Ya Allah...terimakasih...

Bulan-bulan terakhir ini kami berdua semakin banyak berdua... bulan madu teruuus... Alhamdulillaaah...

Bulan Madu Terus Selama di Yogyakarta: Marissa Haque & Ikang Fawzi
Sumber:http://marissa-haque-fh-ugm.blogspot.com/

Senin, 21 Februari 2011

Ikang Fawzi & Marissa Haque: Mencontoh Kekompakan Bu ani & Pak SBY saat Meninjau Wilayah Pasca Bencana

Laporan reporter Tribun Jogja Hari Susmayanti

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN
- Ikang Fawzi dan Marissa Haque mengajak seluruh rakyat Indonesia, ikut menghijaukan lereng Merapi. Ajakan itu disampaikan usai Ikang menanam pohon jati dan Marissa menanam pohon Trembesi, pada acara penanaman seribu pohon di Hargobinangun, Pakem, Sleman, Jumat(18/2/2011).

Pasangan suami istri itu mengharapkan, hutan yang hancur akibat letusan Merapi cepat tumbuh subur sehingga kawasan itu pulih seperti sedia kala. "Mari bangun kembali hutan kita yang sudah hancur agar hijau dan bisa bermanfaat bagi masyarakat," katanya sehabis menanam pohon di acara yang digelar Fakultas Hukum UGM itu.

Pada acara bakti sosial ini Ikang dan Marissa menanam pohon jati dan trembesi di lahan hutan rakyat. Pihak Fakultas Hukum UGM memberi bantuan sebanyak 1000 bibit pohon kepada masayarakat di sisi selatan Merapi.

Menurut Camat Pakem, Budiharjo, kerusakan hutan di wilayah Pakem  mencapai sekitar 60 hektare terdiri dari hutan rakyat seluas 10 hektare dan kawasan hutan taman nasional Merapi seluas 50 hektare. "Bantuan dari UGM ini akan ditanam di hutan rakyat agar nantinya dapat dimanfaatkan warga sekitar," katanya. (*)

Editor : syafik
 
Mas Ikang Fawzi & Mbak Marissa Haque: Maturnuwun sanget  TRIBUNJOGJA.COM, Sleman

Jumat, 21 Januari 2011

Marissa Haque & Ikang Fawzi: Mempelajari Image Control Pasutri Presiden SBY dalam Membangun Kemesraan & Citra

Beri Hadiah ke Ikang, Marissa Haque Malah Dikasih Surprise
Sumber: Hendra, kapanlagi.com, Jan 2011

Marissa HaqueAtas kelulusan sang suami dengan hasil sempurna ketika menyelesaikan studi S2 pada bulan Desember 2010 lalu, Marissa Haque merasa perlu memberikan hadiah. Keberhasilan Ikang Fawzi itu pun ditandai dengan pemberian kado kepada sang suami yang disesuaikan dengan kebutuhannya, yakni sebuah laptop.

“Aku tahu Ikang butuh alat yang canggih dan simple dan bisa juga untuk otak-atik lagu. Dia kan orangnya suka bikin lagu terus mengaransemen sendiri. Dengan laptop itu Ikang bisa kerjakan dalam satu tempat,” cerita pemilik nama lengkap Marissa Grace Haque ini di kediamannya di kawasan Bintaro, Tangerang, Selasa (17/1).

Tapi tanpa diketahui Marissa Haque, Ikang pun sudah menyiapkan hadiah untuk dirinya. Dan hadiah yang diberikan juga sama seperti yang diberikan Marissa ke Ikang.

“Jadi aku mau memberikan hadiah laptop ke dia, nggak tahunya dia juga ngasih aku laptop juga yang sama. Katanya aku kan suka ngedit film di laptop, jadi dengan laptop ini aku dipermudah. Aku dikasih warna putih yang girly dan Mas Ikang aku kasih warna silver yang cowok banget,” ujarnya sambil tersenyum.

Memang tidak dipungkiri, kalau urusan gadget, pasangan suami istri ini sangat up to date. Bagi mereka laptop yang mereka miliki sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan informasi dan pendidikan. (kpl/hen/boo)

Rabu, 12 Januari 2011

Marissa Haque Fawzi: Thesis Ikang Fawzi Suamiku dari FEB-UGM dapat Nilai A Sempurna

"Bisnis Properti Ikang Fawzi Jadi Ide Thesis dari Fakultas Ekonomika-Bisnis di UGM, dan Lulus dengan Nilai A Sempurna"

Jumat, 29 Januari 2011 09:47

Penyanyi rock Ikang Fawzi merupakan artis yang juga dikenal sebagai pengusaha. Ikang yang mempunyai nama asli Ahmad Zulfikar Fawzi terjun di bisnis properti dengan mendirikan PT Jaringan Selera Asia (JSA). Suka duka bisnis tersebut pernah dirasakannya.

Krisis perbankan yang pada gilirannya juga menghantam sektor properti pada tahun 1998 dirasakan berat olehnya. Pada saat itu, kondisi bisnis yang dikelolanya berhenti total dan nyaris bangkrut. Bagaimana tidak, sektor usaha yang dituding menjadi salah satu pemicu terjadinya krisis perbankan itu kemudian menjadi momok menakutkan bagi bank. ”Yang namanya bank alergi terhadap sektor properti,” tuturnya.

Meski begitu, Ikang melewati masa-masa sulit itu dengan selamat. Kini, JSA merupakan perusahaan properti yang mengembangkan beberapa perumahan di wilayah sekitar Jakarta. Di Bogor JSA memiliki tiga proyek, yaitu Griya Cendikia, Griya Asri, dan Griya Narama. Di Bekasi terdapat Telaga Pasir Raya dan beberapa proyek lainnya.

Sumber: http://www.ciputraentrepreneurship.com/entrepreneur/nasional/selebriti/751-bisnis-properti-ikang-fawzi.html (Marissa Haque Fawzi: Thesis Ikang Fawzi Suamiku dari FEB-UGM dapat Nilai A Sempurna)

Pencarian Koneksi BKKBN

Daftar Blog

Pengikut